Langsung ke konten utama

Kau yang Kini Tinggal Kenangan

 

Terlalu dalam aku menyayangimu

Terlalu sabar aku menantimu

Terlalu naïf aku mengharapkanmu

 

Sehari, seminggu, sebulan, setahun

Waktu menggerusku dalam penantian

Penantian yang tak ada artinya

Penantian yang hanya menciptakan luka

 

Tak pernahkah engkau menengok ke belakang

Tak sadarkah engkau denggan apa yang telah engkau perbuat

Engkau begitu kejam

Diri ini pun sulit percaya

 

Terlalu lama daku menderita sendiri

Terlalu lama pula diri ini mengenang memori

Kisah ini masih menyimpan banyak misteri

Namun memecahkannya pun sudah tak ada artinya lagi

 

Kau kini tinggalah kepingan kenangan

Kenangan yang menyanyat hatiku karena begitu perih dan menyakitkan

Yang mestinya dilupakan

 

Dengan perlahan namun pasti

Aku pun menutup lembar kisah ini

Tak akan pernah kubuka lagi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kau yang tidak akan kukenang

 Adalah sebuah kesalahan menuruti hawa nafsu Begitu rendahnya aku dikendalikan oleh nafsu Tak berpikir panjang hanya demi kesenangan semu Terjebak dan tertipu dalam pelukanmu Sakit Sakit hatiku oleh keputusanku Sesal Tak henti-hentinya aku menyesali lakuku Marah, kecewa, sedih  Semuanya bercampur aduk menjadi satu Aku telah salah dan bersalah  Aku terlena dan terbuai dalam skenario yang terbentuk di kepaalaku Betapa kecewanya aku ketika aku menyadarinya  Terlalu lama aku menyadarinya  Menjijikkan  Hanya satu kata itu yang sekarang terlintas ketika mengingatmu Menjijikkan  Tiada kenangan, semuanya terlalu konyol untuk dikenang.

Ingatan dan Mimpi [Part 2]

Kemudian, Aku memandangi bayangan diriku di sungai. Terlihat menyedihkan sekali. Hembusan angin semakin kencang dan dingin, Aku memilih untuk pulang ke tempat itu. Rumah lama keluargaku. Saat aku mulai melangkahkan kaki, aku samar-samar melihat diriku. Tidak....itu...., diriku di masa lalu, bersama.... Mereka. Aku menjatuhkan diri. Melihat semua kenangan masa laluku, ibarat menonton film layar lebar. Semuanya terputar, sama persis seperti yang ada dalam ingatanku sejauh ini. Kemudian aku sampai pada bagian itu. Bagian yang selalu ingin kuingat. Bagian dimana mereka...... Aku kemudian terbangun dari tidurku di sebuah kursi taman dekat sungai. Rupanya aku tertidur semalaman. Yang tadi itu...sepertinya....ah sial terlupakan lagi. Tapi sensasinya luar biasa, aku tersenyum lembut .